30 June 2018 / Renungan Harian

Mengalahkan Kuasa Setan


media
Mengalahkan Kuasa Setan
Lukas 4:31-37
 
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!” Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya …. (Luk. 4:35)
Ada orang yang berpandangan bahwa di dunia ini terjadi pertempuran antara kuasa jahat dan kuasa baik, antara kuasa setan dan kuasa Allah. Pertempuran tersebut sifatnya abadi sebab tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang. Apakah orang Kristen juga memiliki pemahaman seperti itu?
Waktu Tuhan Yesus mengajar di rumah ibadat di Kapernaum, banyak orang takjub mendengar pengajaran-Nya sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Waktu itu ada seorang yang kerasukan setan dan berteriak-teriak, “Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.” Ternyata setan pun mengenal siapa Yesus. Setan tidak ingin Tuhan Yesus mencampuri urusannya. Mungkin setan itu berpikir: biarlah Yesus mengurus urusan-Nya sendiri dan setan mengurus urusannya sendiri. Namun, Tuhan Yesus tidak bisa seperti itu. Justru urusan Tuhan Yesus adalah membebaskan manusia dari kuasa-kuasa setan yang merusak kehidupan manusia. Maka, Tuhan Yesus menghardik si setan agar keluar dari orang itu. Tuhan Yesus berkuasa mengalahkan setan, tidak ada pertempuran abadi di antara keduanya.
Sebagai orang Kristen, mestinya hidup kita dikuasai Kristus. Jangan biarkan hati kita kosong sehingga setan mendapat kesempatan untuk membisikkan kejahatan dan dosa. Percayalah kepada Tuhan Yesus sehingga kita pun diberi kemampuan untuk mengalahkan kuasa dosa dan kejahatan.

DOA:
Tuhan, berikanlah kemampuan kepada kami untuk mengalahkan godaan dosa dan kejahatan yang merusak kehidupan. Amin.
 
Mzm. 30; Rat. 2:18-22; Luk. 4:31-37

Latest ARTICLE