27 July 2017 / Renungan Harian

Mengikuti Petunjuk


media

Mengikuti Petunjuk

1 Raja-raja 1:28-37

Lalu Benaya bin Yoyada menjawab raja: "Amin! Demikianlah kiranya firman TUHAN, Allah tuanku raja!" (1Raj. 1:36)

Banyak orang takut melakukan kesalahan. Untuk menghindari kesalahan, orang melakukan berbagai cara, termasuk meminta petunjuk kepada orang "pintar". Dengan petunjuk itu, mereka berharap bisa terhindar dari kesalahan yang fatal. Persoalannya, kita seharusnya meminta pertolongan kepada siapa? Kepada manusia atau kepada Allah?

Tanpa petunjuk siapa pun juga, Adonia mengangkat dirinya sendiri menjadi raja. Namun, ketika Daud mengangkat Salomo menggantikannya sebagai raja, Adonia menjadi takut dan para undangannya pun terkejut, lalu semua melarikan diri. Dalam ketakutan, Adonia lari menuju mezbah dan memegang tanduk-tanduk mezbah itu - artinya, ia tidak boleh dibunuh. Ia melakukan hal itu setelah rencana pemberontakannya terbongkar. Akibat dari perbuatannya, Adonia harus menanggung kesulitan dan berhadapan dengan Salomo. Jika Adonia mengutamakan apa yang diinginkan Allah dan bukan semata-mata apa yang diinginkannya, tentunya ia akan terhindar dari masalah besar.

Apa yang dialami oleh Adonia merupakan suatu peringatan bagi kita. Kita perlu meminta petunjuk kepada Allah sebelum melakukan segala sesuatu supaya terhindar dari kesalahan fatal. Carilah petunjuk yang terbaik bagi kita dalam menjalani hidup ini!

 


Refleksi:

Allah adalah sumber pasti yang memberikan petunjuk kehidupan agar kita terhindar dari kesalahan fatal.

 

Mzm. 119:129-136; 1Raj. 1:28-37; 1Kor. 4:14-20

Latest ARTICLE