21 June 2018 / Renungan Harian

Menguatkan Hati Dan Mengajar


media
Menguatkan Hati Dan Mengajar
Kisah Para Rasul 20:1-16
 
Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2)
Manusia hidup tidak lepas dari masalah, pergumulan, bahkan penderitaan. Bagaimana sikap kita menghadapi hal yang tidak menyenangkan seperti itu? Sebagai orang beriman, kita diharapkan tetap tegar dan tabah menghadapi semua itu karena kita yakin bahwa Tuhan pasti menopang dan menguatkan kita. Untuk memiliki iman yang kuat itu, kita sering kali membutuhkan bimbingan.
Di tengah kesibukan pelayanannya, Rasul Paulus menyempatkan diri untuk menguatkan hati dan mengajar jemaat sehingga iman mereka menjadi kuat. Bacaan Alkitab hari ini menceritakan bahwa setelah kerusuhan di Efesus, Rasul Paulus memanggil murid-murid dan menguatkan hati mereka. Hal itu juga dilakukannya di daerah Makedonia. Bagi Paulus, penggembalaan kepada orang percaya itu hal penting. Selain itu, Paulus juga melayankan ibadah, Perjamuan Kudus, dan mengajar tentang Firman Tuhan sampai fajar (ay. 7, 11). Penggembalaan dan pengajaran adalah hal penting dalam kehidupan berjemaat agar jemaat memiliki iman yang teguh.
Pada masa kini, siapa yang melakukan penggembalaan dan pengajaran dalam jemaat? Pada prinsipnya, semua anggota jemaat memiliki tugas itu. Walaupun ada orang-orang tertentu yang dibekali khusus untuk mengajar, sesama anggota jemaat tetap perlu saling menggembalakan, saling menguatkan, serta saling mengajar.

DOA:
Tuhan, pakailah kami untuk menguatkan hati dan iman keluarga dan teman-teman kami. Amin.
 
Mzm. 107:1-3, 23-32; Ayb. 29:1-20; Kis. 20:1-16

Latest ARTICLE