22 September 2017 / Renungan Harian

Menguji Diri


media

Menguji Diri

2 Korintus 13:5-10

Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. (2Kor. 13:5)

Setiap pelajar pasti harus menghadapi ujian. Itu untuk mengetahui sejauh mana mereka menguasai pelajaran yang telah diterima dan sejauh mana perkembangan pengetahuan mereka. Hasil ujian ikut menentukan apakah mereka dapat naik ke kelas yang lebih tinggi atau justru harus mengulang karena dianggap belum mampu.

Paulus menantang jemaat Korintus untuk menguji diri: apakah mereka telah hidup berdasarkan iman kepada Kristus saja atau tidak? Paulus menilai jemaat Korintus mendua. Di satu sisi, mereka bergairah dalam iman, tetapi di sisi lain, mereka hidup dalam gairah dunia yang membuat norma dan moral jemaat menjadi kurang baik. Jemaat Korintus juga mudah terombang-ambing pengajaran palsu yang disebarkan guru-guru palsu. Tantangan Paulus itu semata-mata bermaksud mendorong jemaat untuk teguh dalam iman kepada Kristus dan terdorong untuk membangun diri dalam iman tersebut.

Bisa jadi kita cepat mengaku bahwa kita telah hidup dalam iman kepada Kristus, tetapi apakah memang demikian? Buktinya, hidup kita jauh dari apa yang pantas muncul dalam kehidupan orang yang beriman kepada Kristus. Oleh karena itu, uji diri kita dengan pertanyaan, "Apakah aku sungguh menghidupi imanku kepada Kristus dalam perbuatanku dan teguh di dalamnya saat berhadapan dengan persoalan hidup ini?"

 


Refleksi:

Kita hanya butuh iman teguh sebesar biji sesawi untuk menghadapi tantangan hidup.

 

Mzm. 145:1-8; Nah. 2:3-13; 2Kor. 13:5-10

Latest ARTICLE