06 November 2017 / Renungan Harian

Menunggu TUHAN


media

Menunggu TUHAN

Mazmur 5

TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu. (Mzm. 5:4)

Tidak banyak orang yang suka menunggu, khususnya menunggu jawaban Tuhan atas doanya. Ada yang resah karena jawaban itu tidak kunjung datang. Ada pula yang merasa berdosa karena mengira Tuhan tidak mendengarkannya. Sebetulnya apa yang dapat kita lakukan saat menunggu jawaban Tuhan atas doa dan harapan kita?

Pemazmur rupanya juga sedang menunggu jawaban Tuhan. Apa yang dilakukannya pada waktu menunggu? Rupanya Pemazmur mengisi waktu penantiannya dengan mengingat-ingat janji Tuhan. "Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai!" (ay. 13). Hal lainnya yang Pemazmur lakukan adalah mengingat pengalaman imannya bersama Tuhan di waktu lalu. "TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku!" (ay. 4). Selain itu, Pemazmur juga tetap bersyukur kepada Tuhan dengan tetap "mengatur persembahan" bagi Tuhan (ay. 3).

Saat kita berdoa, ingatlah janji penyertaan Tuhan seperti yang dilakukan Pemazmur. Saat tidak ada jalan keluar terhadap masalah kita, ingatlah bagaimana Tuhan menolong kita di tahun-tahun yang lalu. Ketika kita dapat mengingat janji Tuhan serta menghitung kebaikan Tuhan itu, mari ungkapkan syukur. Dengan melakukan ketiga hal itu, kita telah mengisi masa-masa menunggu Tuhan dengan baik dan bijaksana.

 


Refleksi:

Ada banyak hal baik yang dapat kita lakukan selama menanti jawaban Tuhan.

 

Mzm. 5; Yer. 5:18-31; 1Tes. 2:13-20

Latest ARTICLE