20 March 2018 / Renungan Harian

Menyaksikan Yesus


media

Menyaksikan Yesus
Kisah Para Rasul 2:14-24

Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.” (Kis. 2:21)

“Nama Yesus termulia,/ di atas segala nama,/ agar di dalam nama-Nya,/ semuanya menyembah.” Demikian lirik awal lagu karya Pontas Purba dalam PKJ 184. “Nama” di sini menunjuk pada keutuhan diri selaku pribadi, yaitu pribadi Yesus. Yesus Kristus disebut sebagai pribadi yang termulia. Dalam Kisah Para Rasul, Yesus diberitakan sebagai Kristus dan Tuhan. Yesus adalah Mesias yang dibunuh oleh manusia tetapi kemudian dibangkitkan Allah. Kebangkitan Yesus adalah peristiwa penting dalam sejarah. Kebangkitan Yesus menjadi momen yang sangat penting dan meyakinkan para murid bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Kebangkitan Yesus telah menjadi pendorong bagi para murid untuk bersaksi. Petrus bersaksi bahwa orang yang berseru dalam nama Tuhan akan diselamatkan. Yang dimaksud Petrus di sini adalah Yesus Kristus yang mati dan bangkit. Di dalam Dia terbuka jalan bagi keselamatan manusia. Dialah jalan yang ditentukan Allah bagi manusia. Karena itulah, Petrus berkhotbah agar orang mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Jadi, pribadi yang termulia yang dikidungkan Pontas Purba adalah Yesus Kristus yang mati dan bangkit untuk keselamatan manusia. Pribadi yang memberi diri bagi dunia. Karena itu, ketika kita menyanyikan lagu “Nama Yesus Termulia” sejatinya kita sedang diajak untuk memuliakan nama-Nya dengan memberi diri bagi orang lain supaya, melalui kita, orang mengenal Yesus.


 

REFLEKSI:
Mengasihi sesama sebagai cerminan iman kepada Yesus Kristus merupakan pujian terindah dalam memuliakan nama-Nya.

Mzm. 119:9-16; Yes. 44:1-8; Kis. 2:14-24

Latest ARTICLE