13 April 2019 / Renungan Harian

MENYIAPKAN PASKAH


media

MENYIAPKAN PASKAH
Lukas 22:1-13

“Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paskah bagi kita supaya kita makan.” (Luk. 22:8)

Seorang anggota jemaat yang masih muda telah menyiapkan beberapa hal terkait dengan kematiannya. Ia sudah menyiapkan lahan pemakaman, liturgi, lagu-lagu kebaktian dan baju yang akan ia kenakan. Orang-orang heran dengan tindakannya. Tetapi dengan tenang ia menjawab, ”Kematian itu adalah kesempatan untuk berjumpa dengan Tuhan. Jadi perlu dipersiapkan.”

Ketika akan menderita sengsara dan mati, Yesus juga melakukan persiapan melalui perayaan Paskah. Bagi orang Yahudi, Paskah menunjuk kepada peristiwa pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir. Peristiwa ini sangat mereka hayati, sehingga setiap menjelang Paskah mereka senantiasa menyiapkan perjamuan Paskah. Bagi Yesus, peristiwa Paskah bukan hanya merujuk ke masa lalu, tetapi juga kepada diri-Nya yang akan menjadi domba Paskah yang menyelamatkan manusia. Yesus akan berkurban. Melalui pengurbanan-Nya, manusia beroleh keselamatan. Yesus pun memakai tradisi perjamuan Paskah untuk menyiapkan karya penyelamatan-Nya. Ia menyuruh para murid untuk menyiapkannya.

Paskah akan kita songsong sebentar lagi. Paskah terjadi karena pengurbanan Tuhan Yesus dengan menderita sengsara di atas kayu salib dan mati secara hina. Menyambut karya penyelamatan-Nya, kita diajak oleh Tuhan untuk benar-benar menyiapkannya. Tuhan mengajak kita untuk menghayatinya, agar Paskah benar-benar bermakna.

DOA:

Ya Tuhan, persiapkanlah hati kami agar sungguh-sungguh menghayati pengurbanan, kematian dan kebangkitan-Mu. Amin

Mzm. 31:10-17; Im. 23:1-8; Luk. 22:1-13

Latest ARTICLE