19 May 2018 / Renungan Harian

Merobohkan Tembok Pemisah


media

Merobohkan Tembok Pemisah
Yohanes 7:37-39

Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” (Yoh. 7:38)

Ketika tsunami menghantam Aceh pada tahun 2004, kita menyaksikan kekuatan ombak laut yang dahsyat. Berbagai bangunan dan kendaraan tampak seperti mainan anak-anak belaka yang terseret begitu mudahnya oleh ombak tsunami.

Yesus berkata kepada kita, “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup” (ay. 38). Aliran-aliran air hidup itu ialah “Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya” (ay. 39).

Jika Roh Kudus mengalir keluar dari dalam diri kita seperti ombak tsunami, maka dampak yang bisa terjadi dalam kehidupan kita sungguh luar biasa. Kekuatan Roh Kudus itu akan mendobrak semua tembok yang menghalangi jalan-Nya. Kekuatan itu tidak pernah “lepas kendali” karena dikendalikan oleh Allah sendiri.

Tembok-tembok yang didirikan manusia di Babel, ditebus oleh Allah dalam Pentakosta. Di Babel, umat manusia tercerai berai ke dalam berbagai bangsa; dalam Pentakosta, umat manusia yang tercerai berai disatukan oleh Allah. Di Babel, Allah telah memanggil satu bangsa untuk menjadi umat pilihan-Nya; dalam Pentakosta, Allah memanggil berbagai macam bangsa menjadi umat pilihan-Nya. Di Babel, masing-masing orang berbicara dengan bahasanya sendiri yang tidak bisa dipahami orang lain; dalam Pentakosta, orang-orang berbicara dengan bahasa yang bisa dimengerti oleh orang lain.



REFLEKSI:
Kuasa Roh Kudus sungguh dahsyat. Tak ada tembok pemisah di dunia ini yang bisa menghalanginya. Mintalah kuasa itu dari Allah!

Mzm. 33:12-22; Kel. 15:6-11; Yoh. 7:37-39

Latest ARTICLE