19 April 2017 / Renungan Harian

Mewariskan Nilai


media

Mewariskan Nilai

Yosua 3:1-17

"...bahwa seperti dahulu Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau." (Yos. 3:7)

Kata everlasting (Ing.) punya banyak arti, yaitu: kekal, abadi, tetap, senantiasa, dan langgeng. Kata itu merujuk pada sesuatu yang akan ada seterusnya atau selamanya. Salah satu yang everlasting adalah kasih setia Allah yang senantiasa hadir menyertai perjalanan umat-Nya.

Yosua melanjutkan kepemimpinan Musa. Ia memimpin bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan untuk sampai ke tanah Kanaan, tanah yang dijanjikan. Penyertaan Tuhan disimbolkan melalui tabut perjanjian. Ketika bangsa Israel hendak menyebrangi sungai Yordan, tabut itu diangkat para imam sehingga air sungai berhenti mengalir dan bangsa Israel dapat menyebrang ke dataran Yerikho. Kekuasaan Allah sekali lagi nyata di tengah-tengah kehidupan umat Israel. Yosua tampil sebagai pemimpin yang taat dan setia kepada perintah Allah. Allah menyertai Yosua seperti halnya Ia menyertai Musa. Tindakan Allah di masa lalu itulah yang meneguhkan keyakinan Yosua akan penyertaan Allah (ay. 7) sehingga ia tidak ragu memerintahkan orang Israel untuk melaksanakan dan mengikuti perintah Tuhan.

Peristiwa penyeberangan itu mengajak umat untuk bertambah setia kepada Allah dan percaya akan apa yang dilakukan-Nya di masa lalu maupun apa yang akan dilakukan-Nya di masa kini. Ada nilai kasih setia Allah kepada umat yang tak ternilai harganya dan nilai itu pantas diwariskan dari generasi ke generasi.

 


Doa:

Bapa, kami percaya akan kasih setia-Mu dan akan kami wariskan turun-temurun. Amin.

 

Mzm. 118:1-2, 14-24; Yos. 3:1-17; Mat. 28:1-10

Latest ARTICLE