27 November 2017 / Renungan Harian

Orang Pilihan


media

Orang Pilihan

Ester 2:1-18

Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain... sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti. (Est. 2:17)

Dalam pemilihan Putri Indonesia, penilaian didasarkan pada tiga hal, yaitu: kecerdasan, penampilan menarik, dan perilaku baik. Putri Indonesia juga harus terampil dalam berkomunikasi. Selain itu, ia juga harus dapat berpikir secara rasional, memiliki pengetahuan umum yang luas, mempunyai kepedulian sosial yang tinggi, serta berwawasan pariwisata.

Raja Ahasyweros juga memiliki syarat dalam memilih ratu. Setidaknya ada tiga alasan, yaitu: belum bersuami, wajah cantik, dan tubuh seksi. Setelah penyeleksian terjadi, Esterlah yang terpilih menjadi ratu. Bahkan, Ester "menimbulkan kasih sayang pada semua orang yang melihat dia" (ay. 15). Sejak awal Ester juga dimasukkan ke bagian yang terbaik di dalam balai perempuan (ay. 9). Memang tidak mudah menemukan aspek rohani dalam kisah sejarah ini. Kita dapat memahami bahwa Tuhan memberi kesempatan bagi seorang Yahudi seperti Ester menjadi ratu di kerajaan non-Yahudi. Seorang perempuan Israel di tengah bangsa yang tidak mengenal Tuhan.

Ada banyak syarat yang diajukan agar kita bisa diterima kerja atau menjadi bagian dari sebuah institusi. Bisa jadi, tempat itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kekristenan. Namun, Tuhan izinkan kita masuk ke sana agar kita tetap menjadi seorang Kristen yang sejati di sana. Nyatakanlah Kristus di dalam kita di mana pun kita berada!

 


Refleksi:

Di manapun kita berada, jadilah Kristen yang menyatakan Kristus di dalam kita!

 

Mzm. 7; Est. 2:1-18; 2 Tim.2:8-13

Latest ARTICLE