22 March 2017 / Renungan Harian

Otonom Menjadi Otomat


media

Otonom Menjadi Otomat

Yeremia 2: 4-13

...mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup... (Yer.2:13)

"Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air" (Yer.2:13). Demikianlah firman Allah melalui perantaraan Nabi Yeremia. Tampak absurd memang. Israel meninggalkan sumber air yang hidup. Ya, apa artinya manusia tanpa air? Namun, Israel dengan sengaja melupakan sumber air hidup itu. Lebih bodoh lagi, mereka menggali kolam yang bocor. Artinya, keberlangsungan hidup mereka tak akan pernah terjamin dan semuanya menjadi sia-sia.

Sayangnya, kisah itu bukan hanya kisah Israel. Manusia yang merasa hebat cenderung menjadi otonom: merasa mampu hidup sendiri. Akhirnya mereka menjadi otomat: menjadi mesin yang bekerja dengan sendirinya, tanpa perlu penggerak. Namun, sekali lagi, apakah yang bisa dilakukan manusia tanpa Allah?

Manusia tanpa Allah cenderung memusuhi sesamanya. Sejarah mencatat, manusia tanpa Allah cenderung menjadi tuan dan menganggap manusia lain sebagai budak. Manusia tanpa Allah cenderung mengingkari kemanusiaan dalam diri orang lain dan akhirnya berbuat semau-maunya. Manusia tanpa Allah hanya akan membuahkan malapetaka. Sebaliknya, manusia yang memuliakan Allah akan berusaha mendahulukan kepentingan manusia lain.

 


Refleksi:

Manusia tanpa Allah cenderung menjadi serigala terhadap sesamanya.

 

Mzm.81; Yer.2:4-13; Yoh.7:14-31, 37-39

Latest ARTICLE