18 April 2017 / Renungan Harian

Pahlawan


media

Pahlawan

Keluaran 15:1-18

"Ngeri dan takut menimpa mereka, karena kebesaran tangan-Mu mereka kaku seperti batu..." (Kel. 15:16)

Pengertian "pahlawan" seharusnya tidak selalu merujuk pada mereka yang berjuang meraih kemerdekaan melawan penjajah di masa lalu. Mereka yang berjuang untuk kemanusiaan di masa kini pun selayaknya dapat disebut sebagai pahlawan.

Peristiwa Teberau merupakan kisah epik dalam pengalaman iman bangsa Israel ketika Allah dengan dahsyatnya menyelamatkan mereka dari tangan Firaun. Allah digambarkan sebagai sosok pahlawan yang menebus mereka tepat waktu dari perbudakan Mesir. Kisah itu dapat membangkitkan pengharapan umat Israel di tengah situasi sulit. Allah Israel adalah Allah yang hidup, yang menuntun, dan menibakan mereka di tempat kediaman-Nya (ay. 13). Penyataan kuasa Allah menegaskan bahwa hanya Allah-lah yang patut disembah dalam rasa takut karena gentar terhadap kedahsyatan kuasa-Nya. Rasa takut itu memunculkan sikap hormat kepada Allah, bukan hanya dari bangsa-bangsa penduduk tanah Kanaan tetapi terutama dari umat Israel sendiri. Melalui Musa, Allah mendidik umat agar menjadi bangsa yang di dalamnya Allah memerintah kekal selama-lamanya (ay.18).

Kini kita diajak untuk ikut serta menyatakan kebenaran dan keadilan di tengah dunia yang disesaki keserakahan dan nafsu jahat. Menyatakan kebenaran dan keadilan melalui perilaku takut akan Allah adalah sifat seorang pahlawan masa kini.

 


Doa:

Tuhan, Engkaulah kekuatan dan mazmur kami, Engkaulah sumber keselamatan dan pertolongan kami. Amin.

 

Mzm. 118:1-2, 14-24; Kel. 15:1-18; Kol. 3:12-17

Latest ARTICLE