25 September 2017 / Renungan Harian

Pelayanan Bersama


media

Pelayanan Bersama

Roma 16:1-16

Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus. Salam kepada kamu dari semua jemaat Kristus. (Rm. 16:16)

Pelayanan adalah istilah yang tidak asing di dalam kehidupan persekutuan umat Tuhan. Di dalam pelayanan yang baik, ada kerendahan hati dan kesadaran bahwa hal yang dilakukan adalah karya Tuhan sendiri. Pelayanan tidak bisa dilakukan tanpa pertolongan Tuhan dan tanpa kehadiran orang lain yang turut bersama-sama melayani.

Paulus menyampaikan sejumlah salam kepada beberapa orang, antara lain, Febe, Priskila, dan Akwila. Mereka dengan caranya masing-masing telah mengambil bagian di dalam pelayanan di tengah jemaat. Ada yang ikut membantu pelayanan dengan cara memberikan bantuan secara material. Ada yang turut bekerja keras melayani jemaat, bahkan ada yang mempertaruhkan nyawa untuk mendukung pelayanan Paulus. Paulus lantas mengingatkan jemaat untuk bersalam-salaman, yaitu untuk dapat saling memberi hormat dan saling menerima satu sama lain dengan tulus dan gembira. Itulah bentuk pelayanan kebersamaan yang terbentuk di jemaat mula-mula pada saat itu.

Gereja adalah milik Tuhan dan pekerjaan pelayanan yang ada adalah milik Tuhan juga. Kita ini cuma pelayan dan bukan pemilik. Sebagai sesama pelayan, baiklah kita belajar untuk saling bekerja sama, saling menerima satu sama lain dengan penuh ketulusan dan sukacita di dalam pelayanan bersama itu. Karena itu, tidak ada yang patut menyombongkan diri di dalam pelayanan.

 


Refleksi:

Pelayanan di jemaat seharusnya dipahami dan dilaksanakan sebagai pelayanan bersama.

 

Mzm. 106:1-12; Kej. 27:1-29; Rm. 16:1-16

Latest ARTICLE