17 August 2018 / Renungan Harian

Percaya Kepada Tuhan


media

Percaya Kepada Tuhan
Mazmur 34:10-15

Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya!” (Mzm. 34:15)

Apakah orang benar sudah pasti bebas dari kesulitan hidup? Ternyata tidak, contohnya dalam renungan kemarin. Stefanus yang disebutkan dalam Alkitab sebagai orang yang penuh iman dan Roh, harus mengalami penganiayaan dan akhirnya dibunuh. Kalau sudah menyerahkan diri kepada Allah tetapi masih menderita juga, buat apa? Mari kita ikuti kisah Stefanus selanjutnya. Benar, walaupun dilempari batu dan sekarat, Stefanus melihat langit terbuka, kemuliaan Allah dinyatakan dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah. Selalu ada pengharapan dan kebahagiaan bagi orang percaya, bahkan di saat maut menjemput!

Daud mengalami seperti Stefanus ketika dia berada dalam ancaman Abimelekh, “Orang yang tertindas ini berseru dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakan” (Mzm. 34:7). Dalam keyakinannya itu Daud percaya bahwa orang-orang yang mencari TUHAN tidak kekurangan sesuatu yang baik (ay. 11). Berdasarkan pengalamannya itu, Daud ingin anak cucunya mencari TUHAN dengan cara menjaga lidah terhadap ucapan yang menipu, menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik serta mewujudkan perdamaian.

Hari ini kita merayakan HUT kemerdekaan RI ke-73. Nyatanya masih banyak orang yang hidup dalam tekanan dan penindasan. Bisa jadi kita salah satunya. Dalam kondisi seperti ini kita belajar untuk tetap setia dan berharap kepada Tuhan karena di dalam Dia tidak kekurangan sesuatu yang baik!


 

DOA:
Ya Bapa, mampukan kami terus percaya dan mengerjakan apa yang kami yakini sebagai kebenaran. Amin!

Mzm. 34:10-15; Ayb. 12:1-25; Rm. 16:17-20

 

Latest ARTICLE