15 March 2017 / Renungan Harian

Perempuan yang Berzina


media

Perempuan yang Berzina

Yohanes 7:53 - 8:11

"Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?" (Yoh.8:5)

Bagaimana perasaan perempuan yang tertangkap sedang berzina itu ketika dihadapkan kepada Yesus yang sedang mengajar di Bait Allah? Menengadahkan wajahnya? Pasti tidak. Bisa diduga, ia akan terus tertunduk malu karena menjadi barang tontonan. Menarik disimak, perempuan itu tidak sekedar dijadikan barang tontonan oleh ahli Taurat dan orang Farisi, tetapi kesalahannya malah dijadikan alat bagi mereka untuk menyalahkan Yesus. Dalam peristiwa itu, sesungguhnya bukan hanya perempuan itu yang diadili, Yesus pun secara tak langsung turut diadili karena dipaksa untuk menjawab pertanyaan.

Yesus tidak langsung menjawab pertanyaan yang bernada mencobai itu. Yesus memilih diam. Tidak mudah memang menjawabnya. Jika Yesus menyetujui pendapat Musa, maka perempuan itu mati dirajam. Namun, jika Yesus tidak menyetujui Musa, maka Guru dari Nazaret itu akan dianggap tidak patuh pada hukum-hukum Musa.

Ketika terus-menerus ditanya, Yesus menjawab, "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu" (Yoh.8:7). Yesus tidak menjawab pertanyaan, tetapi menolong mereka untuk bercermin apakah mereka lebih baik dari perempuan itu. Tak seorang pun akhirnya menghukum mati perempuan itu. Yesus pun tidak. Hukuman mati hanya akan membuat perempuan itu tak pernah hidup dalam pertobatan.

 


Refleksi:

Yesus tidak menghendaki kematian orang berdosa, tetapi Ia ingin orang berdosa hidup dalam pertobatannya.

 

Mzm.128; Yeh.36:22-32; Yoh.7:53 - 8:11

Latest ARTICLE