23 June 2018 / Renungan Harian

Pertolongan Tuhan Dalam Kesesakan Hidup


media
Pertolongan Tuhan Dalam Kesesakan Hidup
Mazmur 107:1-3, 23-32
 
Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan mereka …. (Mzm. 107:28)
Manusia hidup tidak lepas dari berbagai macam masalah dan pergumulan. Dalam situasi seperti itu, bagaimana sikap kita? Kita berdoa, tetapi rasanya situasi tidak segera berubah. Kita mulai tidak sabar, lalu kita bertanya: apakah Tuhan mendengarkan doa-doa kita?
Pemazmur mengajak kita untuk bersyukur kepada Tuhan sebab Ia baik dan kasih setia-Nya kekal. Kasih setia Tuhan tidak pernah meninggalkan kita dalam situasi apa pun, termasuk saat kita menghadapi masalah, pergumulan, dan penderitaan. Sebaliknya, sering kali masalah, pergumulan, dan penderitaan itu adalah ujian bagi kita: apakah kita tetap setia dan mengandalkan Tuhan? Mazmur 107 ini mengungkapkan beberapa pergumulan manusia yang menyesakkan. Pergumulan dalam pengembaraan di padang gurun (ay. 4-9). Pergumulan dalam kegelapan penjara (ay. 10-16). Pergumulan ketika sakit (ay. 17-22). Pergumulan mengarungi lautan untuk berdagang (ay. 23-32). Semua pergumulan itu menggambarkan situasi yang menyesakkan. Namun, syukurlah, dalam situasi yang menyesakkan itu, Tuhan tetap setia dan berkuasa menolong mereka yang berharap kepada-Nya.
Tetap bersabar dan percaya kepada Tuhan di saat menghadapi berbagai macam masalah dan pergumulan merupakan sikap penting yang harus kita miliki. Rancangan Tuhan mungkin akan berbeda dari rancangan kita, tetapi yang pasti, Tuhan tetap setia dan tetap mengasihi kita.

DOA:
Tuhan, berikanlah kami kesabaran dan iman di saat kami menghadapi berbagai macam masalah dan pergumulan. Amin.
 
Mzm. 107:1-3, 23-32; Ayb. 37:1-13; Luk. 21:25-28

Latest ARTICLE