04 August 2017 / Renungan Harian

Pilihan ALLAH


media

Pilihan ALLAH

Roma 9:6-13

Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar. (Rm. 9:8)

Dalam banyak hal, pilihan Allah berlaku di dalam kehidupan seluruh ciptaan-Nya. Kita tidak dapat memilih orangtua seperti apa yang melahirkan kita dan berapa lama kita dapat menikmati kehidupan di dunia ini.

Dalam Roma 9, Paulus menyebutkan tujuh anugerah istimewa yang diberikan Allah kepada umat Israel, yaitu: diangkat menjadi anak-anak Allah, kehadiran Allah yang akrab dalam kehidupan umat, diberikan janji-janji Allah, diberikan hukuman yang menuntun, menikmati ibadah yang indah, diajak membuat perjanjian, dan menjadi bangsa yang dipakai untuk hadirnya Sang Mesias.

Kejadian 18:10 mengungkapkan bahwa Ishak adalah anak perjanjian (Rm. 9:9). Namun, status anak perjanjian atau anak Allah itu ditentukan oleh iman kepada Allah dan bukan oleh faktor keturunan biologis.

Sama seperti Allah memilih Sarah untuk menerima janji-Nya, demikian juga Ia memilih satu dari antara dua anak Ribka, Esau dan Yakub. Allah bebas melakukan apa yang diinginkan-Nya. Oleh karena itu, kita patut bersyukur karena dipilih Allah untuk menjadi anak-anak-Nya. Namun, pemilihan itu juga mengandung konsekuensi dan tanggungjawab kita untuk hidup dan berlaku sebagai anak-anak Allah yang menghadirkan kemuliaan-Nya.

 


Doa:

Bapa, terima kasih karena Engkau memilih kami untuk menjadi anak-anak-Mu. Amin.

 

Mzm. 145:8-9, 14-21; Yes. 51:17-23; Rm. 9:6-13

Latest ARTICLE