15 April 2017 / Renungan Harian

Practice Makes Perfect


media

Practice Makes Perfect

1 Petrus 4:1-8

...kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian... (1Ptr. 4:1)

Filsuf Plato mengatakan, "Kuasailah pikiranmu karena kamu akan dapat melakukan apa pun yang kamu inginkan dengan pikiran itu." Pikiran manusia adalah sumber kekuatan untuk melakukan hal yang baik dan hal yang jahat.

Rasul Petrus menyarankan kita untuk melatih pikiran supaya tidak dicemari oleh keinginan yang kotor. Karena pikiran merupakan pusat kehendak, maka pikiran akan mengendalikan tubuh kita untuk berbuat sesuatu. Jika pikiran kita dicemari oleh hawa nafsu, maka hidup kita pun akan dikuasai olehnya. Tentu bukan itu yang dikehendaki Allah. Yang dikehendaki Allah adalah kita melatih pikiran agar tidak tercemari oleh keinginan dosa. Mengapa harus demikian? Karena, kesudahan segala sesuatu sudah dekat (ay. 7). Artinya, kita diajak untuk mempergunakan waktu secara bijaksana. Selagi masih ada waktu, lakukanlah yang baik dan bukan yang jahat, dan yang baik itu dimulai dari pikiran kemudian mewujud dalam sikap dan laku hidup setiap hari. Mereka harus mengasihi dengan sungguh-sungguh agar terluput dari kebinasaan.

Practice makes perfect - ungkapan itu mengatakan bahwa kesempurnaan bisa didapatkan dengan cara berlatih secara rutin, teratur, dan benar. Makin sering kita melatih pikiran dan mengisinya dengan hal-hal baik dan positif, maka makin sempurna dan sehat tubuh dan laku hidup kita. Pikiran yang sesuai dengan kehendak Allah merupakan berkat bagi diri sendiri dan sesama.

 


Doa:

Tuhan, isi hati kami dengan kasih-Mu sehingga hidup kami benar di hadapan-Mu. Amin.

 

Ayb.14:1-14; Mzm. 31:1-4, 15-16; 1Ptr. 4:1-8; Mat. 27:57-66

Latest ARTICLE