20 April 2017 / Renungan Harian

Produktif


media

Produktif

Kolose 4:2-5

Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami... (Kol. 4:3)

Orang Kristen harus produktif dalam segala kondisi. Dengan menjadi produktif, kita menghasilkan sesuatu dan memberi pengaruh yang baik kepada orang lain. Bagaimana hal itu dapat terwujud?

Di tengah penderitaannya, Paulus menasihati jemaat Kolose untuk tetap melakukan kebaikan dan bertekun dalam doa. Ia juga menasihati mereka agar mengembangkan relasi dengan orang lain dalam tuntunan hikmat. Doa merupakan sumber kekuatan dalam segala kondisi. Paulus sendiri memohon untuk didoakan agar ia sanggup bertahan di tengah pergumulannya. Bukan perkara yang mudah ketika seseorang harus menanggung penderitaan akibat imannya; kebanyakan orang akan memilih untuk berhenti dan mencari jalan pintas. Di sini, Paulus memilih untuk tetap bertahan. Ia ingin agar jemaatnya ikut memberi kekuatan kepadanya sekaligus belajar dari dirinya bahwa ketekunan dan hikmat adalah ciri pengikut Kristus. Di sisi lain, kita mendapati sosok Paulus yang tetap manusia biasa yang membutuhkan dukungan dari orang lain meskipun ia seorang rasul (ay. 3). Ternyata, siapa pun butuh didoakan, butuh dihibur dan dikuatkan ketika mengalami kondisi yang penuh tantangan.

Menjadi produktif berarti memberi dampak positif terhadap sesama. Hal itu dapat diwujudkan melalui sikap, tutur kata, dan perilaku kita. Apakah kita sudah berdampak positif atau malah menjauhkan sesama dari Kristus?

 


Doa:

Tuhan, mampukan kami agar dapat memberi dampak positif di tempat kami berada. Amin.

 

Mzm. 16; Kid. 2:8-15; Kol. 4:2-5

Latest ARTICLE