28 May 2017 / Renungan Harian

Satu Dalam Tuhan


media

Satu Dalam Tuhan

Yohanes 17:1-11

"Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita." (Yoh. 17:11)

Ada sebuah lagu Kristen yang liriknya berbunyi sebagai berikut. "Ku tak pandang dari g`reja mana,/ asal Kau turut akan firman-Nya./ Kalau hatimu s`perti hatiku,/ kaulah saudara dan saudariku." Lagu itu mengingatkan kita pada doa Tuhan Yesus mengenai kesatuan murid-murid-Nya sebagaimana yang diungkapkan dalam nas hari ini.

Tuhan Yesus tahu persis bahwa umat dengan keberagamannya tidak mudah untuk bersatu. Ada berbagai macam dan corak gereja. Bahkan entah disadari entah tidak disadari, semua itu sering berujung pada segregasi atau pemisahan antara satu gereja dan gereja lainnya, yang sebetulnya tidak perlu terjadi. Yang satu kadang merasa lebih kudus, lebih benar, dan lebih tinggi levelnya dari yang lain. Sebaliknya, yang lain merasa bahwa orang-orang semacam itu hanya memuaskan hasrat psikologis mereka dan tidak beriman secara benar.

Perbedaan cara berdoa dan memuji Tuhan juga kadang menjadi pemisah di antara umat Kristen. Oleh karena itu, sungguh amat tepat ketika Tuhan Yesus meletakkan dasar kehidupan umat-Nya di dalam doa-Nya. Tuhan menghendaki agar keberagaman itu tidak menjadikan umat terpecah, tetapi tetap menjadi satu di dalam diri-Nya, satu di dalam kasih Tuhan dan di dalam karya nyata. Dengan demikian, umat tidak berkutat pada perbedaan mereka, tetapi bersatu dalam karya.

 


Refleksi:

Umat Kristen seharusnya menyatukan hati dan karya untuk memuliakan Tuhan.

 

Kis. 1:6-14; Mzm. 68:2-11, 33-36; 1Ptr. 4:12-14; 5:6-11; Yoh. 17:1-11

Latest ARTICLE