18 December 2017 / Renungan Harian

Sekokoh Gunung


media

Sekokoh Gunung

Mazmur 125

Orang-orang yang percaya kepada TUHAN adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang, yang tetap untuk selama-lamanya. (Mzm. 125:1)

Gunung terbentuk lewat proses yang sangat lama, bisa mencapai ribuan, bahkan jutaan tahun. Gerakan magma yang mendesak keluar dari perut bumi telah mendorong lapisan-lapisan kerak bumi hingga menyembul membentuk gunung. Oleh karena itu, pada bagian-bagian yang terdapat aktivitas magma yang besar terbentuklah gunung berapi yang aktif. Namun, sebagian besar gunung bukanlah gunung yang aktif. Gunung-gunung yang seperti itulah yang akan solid dan tidak mengalami perubahan yang berarti.

Tidaklah mengherankan bila Pemazmur menggambarkan kekokohan orang yang percaya kepada Tuhan itu seperti Gunung Sion (ay. 1). Orang percaya juga digambarkan sebagai kota Yerusalem. Kota itu dikelilingi gunung-gunung yang lain. Berdasarkan kondisi geografis itu, Pemazmur pun berefleksi: "Seperti gunung-gunung melindungi Yerusalem, demikianlah TUHAN melindungi umat-Nya sekarang dan selama-lamanya" (BIMK; ay. 2).

Jika kita dekat dan bersandar kepada Tuhan, maka kita pun menjadi orang-orang yang kokoh dan tidak mudah goyah oleh apa pun juga. Terlebih lagi, Allah adalah Gunung Batu yang sangat kokoh. Tipu muslihat si jahat dan segala pergumulan kehidupan yang datang menyerang tidak akan mampu menggoyahkan dan mengalahkan orang-orang yang percaya karena Tuhan akan melindungi kita.

 


Doa:

Tuhan, karena Engkau adalah Gunung Batu pertahanan kami, maka kami tidak akan goyah. Amin.

 

Mzm. 125; 1Raj. 18:1-18; Ef. 6:10-17

Latest ARTICLE