27 August 2017 / Renungan Harian

Siapakah Aku Ini


media

Siapakah Aku Ini?

Matius 16:13-20

Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" (Mat. 16:15)

Jati diri dan pengakuan merupakan dua hal yang berkaitan. Jati diri seseorang dan pengakuan dari orang-orang di sekitarnya mestinya berjalan seiring atau bersama-sama.

Ketika Tuhan Yesus dan para murid berada di dekat Kaisarea Filipi, Ia bertanya mengenai pandangan orang-orang mengenai diri-Nya. Para murid pun menyebut sejumlah pandangan yang mereka dengar (ay. 14). Selanjutnya, Ia menanyakan pendapat para murid sendiri tentang diri-Nya. Sebagaimana sering terjadi, Petrus tampil sebagai juru bicara bagi para murid dan mengaku bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup (ay. 15-16). Tuhan Yesus pun merespon dengan berkata,  "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga" (ay. 17).

Kisah itu hendak menolong kita untuk menyadari betapa pentingnya kita mengenal Tuhan secara pribadi dan bukan hanya berdasarkan kata orang. Tuhan menuntut sebuah pengakuan yang tulus dari para murid-Nya. Tuhan menuntut pengakuan iman yang autentik dan dihidupi oleh para murid-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, kita membutuhkan keakraban dan kedekatan dengan Tuhan Yesus. Dari pengakuan iman para murid-Nya itu, lahirlah gereja, yaitu persekutuan orang-orang percaya kepada Yesus Kristus, Sang Mesias, Anak Allah yang hidup.

 


Doa:

Tuhan Yesus, kami mengaku bahwa Engkaulah Tuhan kami, Allah yang hidup. Beri kami keberanian untuk terus bersaksi.  Amin.

 

Yes. 51:1-6; Mzm. 138; Rm. 12:1-8; Mat. 16:13-20

Latest ARTICLE