25 June 2018 / Renungan Harian

Sombong Dan Keras Hati


media
Sombong Dan Keras Hati
Keluaran 7:14-24
 
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi.” (Kel. 7:14)
Orang yang sombong dan keras hati kepada manusia biasanya juga sombong dan keras hati kepada Tuhan. Mereka biasanya merasa mampu hidup dengan mengandalkan diri sendiri tanpa pertolongan Tuhan.
Firaun adalah contoh orang yang sombong dan mengandalkan dirinya sendiri. Ia berkeras hati menolak bangsa Israel keluar dari Mesir seperti yang diinginkan Tuhan. Maka, melalui Musa dan Harun, Tuhan menyatakan kuasa-Nya kepada Firaun. Tongkat Harun menjadi ular dan menelan ular-ular dari tongkat-tongkat ahli sihir Mesir (ay. 10-13). Artinya, Tuhan lebih berkuasa daripada ahli sihir Mesir. Namun, Firaun berkeras hati. Bacaan Alkitab hari ini juga menceritakan bagaimana Tuhan menyatakan kuasa-Nya kepada Firaun. Semua air menjadi darah sesudah tongkat Harun dipukulkan ke air sungai Nil dan diulurkan ke atas segala air. Akibatnya, ikan-ikan membusuk dan orang Mesir tidak bisa minum air. Itulah bukti kuasa Tuhan. Namun, Firaun tetap saja mengeraskan hatinya.
Waspadalah bila kita mulai merasa sombong, misalnya, dengan beranggapan bahwa segala prestasi dan milik kita adalah karena kehebatan kita semata-mata. Percaya dan akuilah bahwa segala sesuatu adalah milik Tuhan dan Tuhan berkuasa atas segala sesuatu. Bukankah kita pernah mengalami hal luar biasa di luar kemampuan dan prediksi kita? Bukankah itu bukti pertolongan dan kuasa Tuhan atas kita?

DOA:
Tuhan, tolonglah kami supaya kami bisa melihat dan merasakan kuasa kasih-Mu dalam kehidupan kami. Amin.
 
Mzm. 65; Kel. 7:14-24; Kis. 27:13-38

Latest ARTICLE