30 May 2017 / Renungan Harian

Sulit Berdoa


media

Sulit Berdoa?

1 Petrus 4:7-11

...kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. (1Ptr. 4:7)

Orang sangat jarang mempersoalkan doa. Doa menjadi bagian kehidupan yang seakan memang sudah dengan sendirinya atau sudah semestinya dilakukan oleh orang yang beragama. Namun, kalau kita cermati sungguh-sungguh, maka kita menemukan bahwa kadang ada persoalan terkait dengan doa. Salah satunya adalah sulit berdoa.

Mengapa orang sulit berdoa? Menurut Rasul Petrus, orang yang sulit berdoa karena ia belum bisa menguasai dirinya dan menjadi tenang (ay. 7). Ketika orang belum bisa menguasai diri, ia akan dikuasai oleh hal-hal lain di luar dirinya atau ia akan dikuasai pikiran-pikiran lain yang muncul dari dirinya sendiri. Hal-hal di luar diri, misalnya kesibukan kerja dan bisnis sering membuat orang merasa kurang punya waktu untuk berdoa. Akibatnya, doa hanya dilakukan sebagai rutinitas belaka dan sesingkat mungkin agar ia bisa segera melakukan yang lainnya. Selain itu, kadang kita juga kurang bisa khusyuk dalam berdoa karena ada suara-suara dan pikiran lain yang lalu-lalang di benak kita saat berdoa, apalagi ketika hati kita sedang dipenuhi oleh rasa marah, sakit hati, atau galau. Akhirnya, kita kurang fokus pada Tuhan dan kurang bisa menghayati kasih serta sapaan Tuhan. Doa pun pada akhirnya menjadi hambar.

Kita perlu memberikan waktu khusus untuk berdoa, bahan dalam keadaan sesibuk apapun. Kita harus menguasai diri terhadap segala sesuatu yang mengganggu dan juga harus menjadi tenang agar kita sungguh dapat berdoa.

 


Refleksi:

Berlatihlah mengelola pikiran-pikiran yang bergemuruh dalam batin, kuasai diri, jadilah tenang, dan berdoalah.

 

Mzm. 99; Bil. 16:41-50; 1Ptr. 4:7-11

Latest ARTICLE