05 March 2017 / Renungan Harian

Tak Merasa Diri Hebat


media

Tak Merasa Diri Hebat

Matius 4:1-11

Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai iblis. (Mat.4:1)

Apakah yang Yesus rasakan sewaktu Roh membawa-Nya ke padang gurun? Penulis Injil Matius mencatat bahwa Roh membawa Yesus dengan satu tujuan: untuk dicobai Iblis. Bayangkan, Anak Allah sengaja dituntun untuk menjalani pencobaan iblis!

Kisah itu merupakan misteri. Penguasa langit dan bumi itu harus menjalani cobaan dari pribadi yang sengaja ingin menjatuhkan-Nya. Kita sungguh tidak memahami apa yang dirasakan Yesus. Penulis Injil Matius sendiri tidak merasa perlu untuk menggambarkan perasaan Yesus.

Namun, yang pasti, Yesus tidak menolak saat Roh membawa-Nya ke padang gurun. Ia tidak merasa diri terlalu hebat sehingga menolak pencobaan itu. Ia tidak menganggap diri istimewa. Agaknya, kerendahan hati Yesus ini dilandasi dengan sebuah motivasi kuat, yaitu hendak melakukan kehendak Bapa-Nya. Kerendahan hati memang selaras dengan ketaatan. Kerendahan hati membuat Yesus mampu menaati kehendak Bapa dan memahami bahwa itulah jalan yang harus dilalui-Nya. Janganlah kita lupa, pencobaan iblis ini merupakan kisah pertama dalam pelayanan Yesus Kristus.

Bagaimana dengan kita? Jika ada orang yang ingin menjatuhkan kita dari pelayanan yang kita terima, atau bahkan memandang remeh, agaknya kita perlu meniru Yesus, Tuhan kita.

 


Refleksi:

Ingatlah bahwa Yesus pun pernah dicobai!

 

Kej.2:15-17; 3:1-7; Mzm.32; Rm.5:12-19; Mat.4:1-11

Latest ARTICLE