12 August 2017 / Renungan Harian

Tanda


media

Tanda

Matius 16:1-4

"Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak." (Mat. 16:3)

Tanda memang sesuatu yang amat dibutuhkan oleh banyak orang untuk berbagai macam hal. Namun, kita membutuhkan kejelian dan kecermatan saat kita membaca dan mengartikan rupa-rupa tanda.

Pada masa itu, orang Yahudi dikenal sebagai bangsa yang senang dengan tanda-tanda atau mukjizat. Hal itu berbeda dengan orang Yunani yang lebih memilih mencari hikmat (1Kor.1:22). Meskipun Yesus sudah melakukan berbagai macam tanda atau mukjizat, orang Farisi dan Saduki masih menginginkan tanda-tanda lebih banyak lagi untuk meyakinkan diri mereka bahwa Yesus sungguh-sungguh berasal dari Allah. Yesus tidak mengabulkan permintaan mereka sebab tanda-tanda yang telah diberikan kepada mereka dianggap sudah cukup. Yesus berkata bahwa mereka tidak akan diberi tanda, selain tanda Nabi Yunus. Tanda Nabi Yunus itu artinya Yesus akan mati, dikuburkan, dan bangkit kembali sama seperti Nabi Yunus yang muncul kembali setelah ia "dikuburkan" di dalam perut ikan.

Pengajaran itu hendak mengingatkan kita bahwa melihat dan memahami tanda-tanda zaman yang ada di hadapan kita adalah sesuatu yang penting. Namun, ada yang jauh lebih penting lagi dari itu, yaitu percaya kepada Yesus, Sang Pemberi Tanda, karena Dia adalah Tuhan yang Mahakuasa, yang telah mati dan bangkit kembali.

 


Doa:

Tuhan, berikanlah kami hati yang selalu percaya akan kuasa-Mu. Amin.

 

Mzm. 85:9-14; 1Raj. 18:41-46; Mat. 16:1-4

Latest ARTICLE