09 July 2018 / Renungan Harian

Tetap Berpegang Pada-Nya


media
Tetap Berpegang Pada-Nya
Mazmur 119:81-88
 
Hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu, supaya aku berpegang pada peringatan yang Kauberikan. (Mzm. 119:88)
Kita sering berdoa kepada Tuhan, memohon agar Ia memberikan kesehatan, berkat, keluarga yang bahagia, pekerjaan, dan sebagainya. Saya percaya, Tuhan sering memberikan apa yang kita minta kepada-Nya. Namun, apabila yang kita minta kepada-Nya belum juga terkabul seperti yang kita harapkan, apakah kita tetap setia dan berpegang kepada firman dan titah-titah-Nya?
Pemazmur berdoa kepada Tuhan. Dia berdoa agar Tuhan menolongnya dari ancaman para musuh yang hendak mencelakakan dirinya. Tidak disebutkan siapa musuhnya. Namun, ancaman musuh ini membuat hidupnya sangat menderita. Untuk itu, ia berkali-kali memohon pada Tuhan. Hebatnya, sekalipun pemazmur berkali-kali berdoa dan sepertinya Tuhan belum mengulurkan tangan untuk menolongnya, namun pemazmur tetap setia kepada Tuhan dan selalu memperhatikan titah-titah-Nya (ay. 83, 87). Imannya kepada Tuhan tidak sebatas ketika Tuhan mendengar doanya. Saat permohonannya belum terkabulkan pun, ia tetap beriman dan hidup menjalani titah-titah Tuhan. Karena memang kerinduannya adalah: selalu berpegang kepada titah Tuhan.
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu, begitu kata firman Tuhan dalam Matius 7:7. Dalam doa, kita memohon berbagai hal yang kita butuhkan dalam hidup. Namun, kita perlu belajar dari pemazmur bahwa beriman setia kepada Tuhan tidak sebatas doa yang terkabulkan, tetapi sepanjang hidup yang Tuhan izinkan.

REFLEKSI:
Mintalah kepada Tuhan agar Ia memberikan kita kekuatan untuk terus berpegang pada firman-Nya.
 
Mzm. 119:81-88; Yeh. 2:8—3:11; 2Kor. 11:16-33

Latest ARTICLE