29 December 2017 / Renungan Harian

Tidak Akan Melupakan


media

Tidak Akan Melupakan

Yesaya 49:5-15

Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. (Yes. 49:15)

"Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah". Peribahasa itu hendak mengatakan bahwa kasih seorang ibu kepada anaknya jauh lebih besar daripada kasih anak kepada ibunya. Realitas itulah yang umumnya terjadi. Namun, tidak bisa dipungkiri juga bahwa ada orang tua yang menelantarkan anaknya.

"Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau". Itulah yang hendak disampaikan Tuhan kepada umat-Nya. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah melupakan umat-Nya. Sekalipun umat-Nya kerap berpaling dari Tuhan dan menyakiti hati-Nya, Tuhan tetap konsisten dan setia mengasihi umat-Nya. Kasih Tuhan itu diibaratkan seperti kasih seorang ibu kepada anaknya semenjak masih di dalam kandungan (ay. 15). Ikatan kasih itu tidak akan putus sekalipun anaknya telah lahir. Seorang ibu akan merawat anaknya dengan cinta kasih yang tanpa pamrih. Itulah sejatinya panggilan dari mereka yang dipercaya untuk menjadi orang tua.

Itulah mengapa kita diperkenankan memanggil Allah kita sebagai Bapa. Itu artinya bahwa kita dijadikan Allah sebagai anak-anak-Nya. Ketika kita menyapa Allah sebagai Bapa, ada kedekatan atau keintiman relasi yang terjadi. Dengan demikian, kita meyakini bahwa Allah tidak pernah melupakan anak-anak-Nya. Tiap-tiap orang berharga di mata Bapa.

 


Doa:

Bapa, terima kasih untuk kasih-Mu yang tidak akan pernah terputus. Amin.

 

Mzm. 148;Yes. 49:5-15; Mat. 12:46-50

Latest ARTICLE