28 August 2018 / Renungan Harian

Tidak Melupakan Karya Tuhan


media

Tidak Melupakan Karya Tuhan
Nehemia 9:16-31

Mereka menolak untuk patuh dan tidak mengingat perbuatan-perbuatan yang ajaib yang telah Kaubuat di antara mereka… Engkau tidak meninggalkan mereka. (Neh. 9:17)

Seorang anak dengan sedih bercerita tentang ibunda terkasih yang terbaring sakit kepada Pendeta, “Mama saya tidak lagi ingat sudah makan apa belum. Meskipun Mama seorang yang taat, namun sekarang ia tidak lagi ingat Tuhan, ia tidak tahu lagi bagaimana berdoa. Saya kasihan melihat Mama.” Pendeta kemudian menjawabnya, “Jangan kuatir Bu, Mama bisa lupa Tuhan, tapi yang pasti Tuhan tidak lupa kepada Mama.”

Bangsa Israel berkali-kali melupakan Tuhan dengan sengaja. Hal ini diakui oleh umat yang sedang mengingat segala dosa yang pernah dilakukan oleh nenek moyang mereka. Mereka mengakui bahwa sebagai bangsa mereka pernah melakukan kesalahan-kesalahan karena ketidakpatuhan dan kegagalan mereka untuk mengingat perbuatan-perbuatan ajaib yang telah dilakukan kepada mereka (ay.17). Tiap kali mereka tidak patuh dan melupakan pertolongan-Nya, mereka segera meminta supaya dikembalikan ke tanah perbudakan di Mesir. Perbuatan bangsa yang mudah lupa ini ternyata bukan dijawab Tuhan dengan suatu hukuman. Dalam perjalanan bangsa Israel, mereka justru mengalami kasih Tuhan yang tetap dinyatakan dengan setia kepada umat yang pelupa itu.

Meskipun Tuhan tetap mengasihi umat yang pelupa, bukan berarti kita sengaja melupakan karya Tuhan. Marilah kita latih diri kita untuk mengingat perbuatan Tuhan dalam hidup kita supaya kita selalu ingat karya-Nya dan menuntun kita tetap taat.


DOA:
Tuhan, ajari kami mengingat perbuatan-Mu dalam hidup kami dan menuntun kami taat kepada-Mu dalam segala keadaan. Amin!

Mzm. 119:97-104; Neh. 9:16-31; Ef. 6:21-24

Latest ARTICLE