18 May 2017 / Renungan Harian

TUHAN Pelihara


media

TUHAN Pelihara

Kisah Para Rasul 27:1-12

Yulius memperlakukan Paulus dengan ramah dan memperbolehkannya mengunjungi sahabat-sahabatnya, supaya mereka melengkapkan keperluannya. (Kis. 27:3)

Ketika kita mendengar frasa "Tuhan pelihara", maka yang pertama-tama muncul dalam benak kita adalah bahwa Tuhan menyediakan segala sesuatu sehingga hidup kita terpelihara. Semua yang kita perlukan seakan-akan ada di depan kita begitu saja.

Belajar dari kisah perjalanan Rasul Paulus yang diangkut sebagai tahanan menuju ke Roma, kita mendapati bahwa pemeliharaan itu bukan sekadar semua yang kita perlukan disediakan di depan mata. Pemeliharaan itu juga berupa kesempatan untuk mengusahakan yang kita perlukan. Hal itu juga terkait dengan bagaimana ketenteraman dan sukacita disediakan sebagai penghiburan dan kekuatan dalam menjalani hidup. Dalam status sebagai tahanan, rasanya agak istimewa ketika seorang perwira pasukan kaisar memperlakukan Paulus dengan ramah dan memperbolehkannya mengunjungi sahabat-sahabatnya ketika mereka singgah di Sidon. Dari kisah itu, kita disadarkan bahwa adanya orang seperti Yulius yang ramah dan memberikan kesempatan seperti itu juga adalah wujud pemeliharaan Tuhan. Keramahan Yulius tidak hanya membuat Paulus tenteram sebagai tahanan, tetapi juga bersukacita. Di tengah gelombang badai lautan yang harus mereka hadapi, mereka dihiburkan melalui kebaikan hati Yulius.

Marilah kita senantiasa bersyukur dan bersukacita karena Tuhan senantiasamemelihara kita! Ia memakai berbagai cara untuk mewujudkan pemeliharaan-Nya.

 


Refleksi:

Janganlah khawatir karena Tuhan senantiasa memelihara kita!

 

Mzm. 66:8-20; Kej. 6:5-22; Kis. 27:1-12

Latest ARTICLE