27 April 2018 / Renungan Harian

Uang Tidak Dapat Membeli Segalanya


media

Uang Tidak Dapat Membeli Segalanya
Kisah Para Rasul 8:9-25

“Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang.” (Kis. 8:20)

Sadar bahwa dirinya bukan orang kaya, maka ia belajar lebih rajin agar bisa diterima di sekolah pilihannya. Kerja keras itu membawa hasil, namanya masuk dalam daftar siswa yang diterima di sekolah tersebut. Namun, pihak sekolah memberitahukan bahwa mereka tidak bisa menerimanya. Mengapa? Karena nilainya kurang baik? Bukan. Ia kenal beberapa siswa yang nilainya jauh di bawah dia diterima di sana. Mengapa mereka bisa diterima? Ternyata mereka dapat memberi sumbangan lebih besar darinya.

Peristiwa semacam itu membuat banyak orang berpikir bahwa uang bisa membeli segalanya. Namun, benarkah bahwa uang dapat membeli segalanya? Apakah dapat dijamin bahwa mereka yang diterima di sekolah itu karena uangnya akan memiliki masa depan yang lebih baik daripada anak yang ditolak karena tidak punya uang? Belum tentu!

Uang memang penting. Namun, ternyata ada banyak hal yang tidak dapat dibeli dengan uang tetapi hanya bisa diperoleh jika Allah mengaruniakannya kepada kita. Simon, tukang sihir itu, merasa takjub melihat kebesaran kuasa Allah yang bekerja dalam diri para rasul. Ia menawarkan sejumlah uang kepada rasul-rasul itu dan meminta supaya mereka memberinya kuasa seperti mereka. Petrus memperingatkan Simon dengan keras bahwa jika ia tidak bertobat, maka ia akan binasa bersama-sama dengan uangnya. Uang itu tidak akan dapat menolongnya.


 

DOA: Tuhan, sadarkan kami bahwa bukan uang yang membuat kami menikmati hidup, melainkan kemurahan Tuhan bagi kami. Amin.

Mzm. 22:26-32; Am. 8:11-13; Kis. 8:9-25

Latest ARTICLE