09 December 2018 / Renungan Harian

Voorrijder


media

Voorrijder

Lukas 3:1-6

“Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.” (Luk. 3:4)

Forider adalah sebutan bagi kendaraan pengawalan polisi di jalan. Kata itu berasal dari bahasa Belanda, ‘voorrijder’ yang berarti orang berkuda. Penyesuaian kata dan makna terjadi ke dalam sebutan sehari-hari. Pengawalan polisi ini diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya pasal 134. Dengan adanya pengawalan, perjalanan pun menjadi lancar, cepat, dan aman. Kemacetan dapat ditembus dengan mudah, karena kendaraan lain mesti menyingkir dan memberi jalan.

Bagaikan forider, Yohanes Pembaptis memberikan seruannya. Semua orang agar bertobat (siap) dengan kedatangan Sang Mesias. Dengan mengutip nubuatan Yesaya, Yohanes menyerukan agar umat mempersiapkan jalan bagi Tuhan yang akan datang. Persiapan itu dengan meluruskan, meratakan, dan merapikan jalan yang akan dilalui. Persiapan ini diperlukan untuk membuat keselamatan terjadi bagi semua orang. Dengan menyiapkan jalan, kedatangan Tuhan dapat terjadi dengan lancar dan segera.

Kita menantikan kedatangan Tuhan Yesus kembali. Sebagaimana firman Tuhan telah serukan, maka kita juga hendak menyiapkan diri kita untuk kedatangan Tuhan. Persiapan kita adalah dengan menjaga hidup yang lurus, membuka setiap hal yang menjadi ‘macet’ dalam hidup kita, menyingkirkan segala dosa yang dapat menghambat relasi kita dengan Tuhan.


 

DOA:

Tuhan, kami menyiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Mu kembali. Amin.

Mal. 3:1-4; Luk. 1:68-79; Flp. 1:3-11; Luk. 3:1-6

Latest ARTICLE