18 August 2018 / Renungan Harian

Yesus Mendekat


media

Yesus Mendekat
Yohanes 4:7-26

Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah aku minum.” (Yoh. 4:7)

Hidup sebagai seorang perempuan Samaria dalam kisah yang dituturkan Yohanes ini sungguh tidak mudah. Identitasnya sebagai orang Samaria membuat ia dipandang hina oleh orang Yahudi. Belum lagi posisinya sebagai seorang perempuan, pada saat itu dianggap lebih rendah dari laki-laki. Selain itu, kehidupan pernikahannya telah lima kali mengalami kegagalan dan sekarang ia hidup bersama laki-laki tanpa menikah. Lengkaplah sudah untuk orang merendahkan dia. Perempuan ini mungkin juga ditolak oleh perempuan sebangsanya. Itulah sebabnya ia mengambil air pada tengah hari seorang diri. Padahal biasanya para wanita berkelompok mengambil air di pagi hari.

Saat orang-orang menolak dan menjauh dari perempuan Samaria ini, Yesus justru mendekat. Yesus mengajaknya berbicara dan meminta air darinya. Sikap Yesus ini membuat wanita itu terkejut karena itu ia berkata, “masakan Engkau, seorang Yahudi, meminta air kepadaku, seorang Samaria?” Saat orang lain mengacungkan tangan menghakimi, Yesus mengulurkan tangan menawarkan kehidupan.

Yesus mengasihi kita dan tidak akan membiarkan merasa kesepian dan tertolak. Ia selalu bersedia menemani dan menjadi sahabat kita. Yesus ingin semua kita diselamatkan. Jika hari ini Saudara merasa direndahkan dan tertolak seperti perempuan Samaria, ingatlah Yesus mengulurkan tangan dan menawarkan persahabatan.


DOA:
Tuhan, terima kasih telah bersedia menemaniku dan menjadi sahabatku. Amin!

Mzm. 34:10-15; Ayb. 13:1-19; Yoh. 4:7-26

Latest ARTICLE