22 July 2021 / Renungan Harian

BERTUMBUH DAN BERBUAH


media

Kol. 1:9-14

... dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah .... (Kol. 1:10)

Apa yang akan kita lakukan bila tanaman kesayangan kita berhenti bertumbuh dan tidak berbuah? Mungkin kita akan memberikan pupuk lebih banyak, memotong rantingnya, atau bahkan menebangnya. Bertumbuh dan berbuah adalah tanda suatu tanaman hidup dengan baik. Kehidupan jemaat pun demikian. Jemaat yang hidup dengan baik haruslah bertumbuh dan berbuah.

Kolose 1:9-14 merupakan gambaran isi doa yang dinaikkan oleh Paulus untuk jemaat di Kolose. Di dalam doa tersebut, Paulus memohon kepada Allah agar jemaat Kolose diberikan kebijaksanaan dan pengertian untuk memahami kehendak Allah. Dengan memahami kehendak Allah, Paulus berharap jemaat Kolose pada akhirnya dapat bertumbuh dalam pemahaman yang benar tentang Allah serta berbuah dalam karya layan kepada sesama. Bertumbuh dan berbuah adalah dua hal yang saling berkaitan dan berkesinambungan; tidak terpisah.

Bertumbuh dan berbuah merupakan tindakan yang berkesinambungan. Memberi buah dalam pekerjaan yang baik harus direspons dengan pertumbuhan dalam pengetahuan yang benar tentang Allah. Pertumbuhan dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, diwujudkan dengan memberi buah dalam segala pekerjaan baik. Sebagai suatu kesinambungan maka bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, tidak dapat berdiri sendiri, tanpa memberi buah dalam pekerjaan baik. Begitu pula sebaliknya.

REFLEKSI:

Seperti halnya tumbuhan, hidup keimanan kita pun perlu bertumbuh dan berbuah secara terus-menerus.

Mzm. 145:10-18; 1Raj. 19:19-21; Kol. 1:9-14

Latest ARTICLE