05 August 2021 / Renungan Harian

MENYAJIKAN KEBAIKAN


media

1 Samuel 28:20-25

“Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti ....” (1Sam. 28:22)

Depresi adalah gangguan jiwa pada seseorang yang ditandai dengan perasaan merosot (down)

Saul dapat dikatakan sedang mengalami depresi. Hidupnya dilingkupi rasa takut (ay. 5, 15). Ia merasa semakin tidak berdaya setelah mendengar perkataan Samuel yang menegaskan bahwa orang-orang Israel dan dirinya akan dikalahkan oleh orang-orang Filistin. Saul tidak mau makan apa-apa. Melihat kondisi Saul seperti itu, perempuan pemanggil arwah Samuel mendesak Saul untuk makan. Ia ingin membuat Saul kembali berdaya. “Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti; makanlah, supaya ada kekuatanmu,” kata perempuan itu (ay. 22). Setelah terus didesak, Saul akhirnya mau makan. Perempuan itu menghidangkan makanan, bukan hanya roti, tetapi juga seekor anak lembu gemuk. Itulah kebaikan yang disajikan secara tulus oleh perempuan itu, untuk Saul yang sedang mengalami depresi.

Dari perempuan itu, kita dapat belajar perilaku baik yang sederhana. Ketika depresi dialami oleh sesama, misalnya teman kita, kita tidak membiarkannya terus tidak berdaya. Dengan makan bersama, bahkan dengan masakan yang terbaik, kita dapat memberi kekuatan kepada dia yang sedang tidak berdaya. Kebaikan melalui makan bersama berkaitan erat, bukan hanya dengan kekuatan tubuh, tetapi juga dengan kekuatan batin.

DOA:

Ya Allah, buatlah aku mampu memberikan kekuatan bagi sesama yang mengalami tekanan dalam hidupnya. Amin.

Mzm. 34:2-9; 1Sam. 28:20-25; Rm. 15:1-6

Latest ARTICLE