29 September 2021 / Renungan Harian

MEWASPADAI ROH ZAMAN


media

Matius 18:6-9

“Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.” (Mat. 18:7)

Ujilah setiap roh, sebab tidak setiap roh berasal dari Tuhan. Ada roh-roh zaman yang justru bertentangan dengan kehendak Tuhan. Egoisme, materialisme dan hedonisme adalah roh zaman yang menjerat orang dalam kerakusan tiada akhir. Bahkan, roh-roh itu dapat mendorong orang untuk mengorbankan sesamanya.

Injil Matius yang kita baca hari ini, berbagi perspektif mengenai penyesatan dan mengajak pembaca untuk mewaspadainya. Penyesatan memang harus ada, katanya, supaya di situ manusia diuji, apakah ia sungguh mengikuti Tuhan atau mengikuti ilah zamannya. Dikatakan secara hiperbolis bahwa lebih baik anggota tubuh yang menyesatkan dibuang, daripada mereka dibuang ke dalam api kekal. Artinya, daripada mereka menderita, lebih baik sumber penderitaan yang datang dari hidup mereka itulah yang dibuang. Cungkil matamu, jika matamu itu menyesatkan hidupmu. Peringatan ini terdengar sangat keras, sebab Yesus ingin para murid menebarkan kebaikan, bukan penyesatan. Yesus ingin mereka selamat, bukan celaka.

Tantangan yang menggeser para murid Yesus dari panggilan hidupnya akan selalu ada. Kini, kita diperhadapkan dengan roh egoisme, materialisme dan hedonisme. Roh-roh ini membuat hasrat kita terpusat pada kesenangan diri, menghipnotis kita sehingga silau dan tunduk pada materi. Karena itu, kita mesti waspada dan menguji roh-roh itu. Jangan kita celaka karenanya! Padahal, Yesus ingin kita selamat dan menjadi berkat.

REFLEKSI:

Hidup secara egois dan rakus adalah sebuah ketersesatan. Waspada dan hidup dengan rasa cukup serta peduli menyediakan jalan balik.

Mzm. 140; Est. 8:1-17; Mat. 18:6-9

Latest ARTICLE