06 October 2020 / Renungan Harian

PENERUS BERITA PENDAMAIAN


media

2 Korintus 5:17-21

Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungan pelanggaran mereka. (2Kor. 5:19)

Cornelia Arnolda Johanna ten Boom, biasa ditulis Corrie, bersama dengan ayahnya dan adiknya dipenjara karena menyembunyikan banyak orang Yahudi yang dikejar oleh Nazi Jerman pada 1944. Ketika berada di penjara, Corrie dan adiknya mengadakan ibadah bersama dengan para tahanan di kamp konsentrasi. Siksaan pun dialami Corrie, ayahnya, dan juga adiknya. Setelah Jerman kalah, Corrie bebas. Pada suatu kali Corrie bertemu dengan seorang mantan penjaga yang paling kejam di kamp konsentrasi yang mengakibatkan ayah dan adiknya wafat. Penjaga itu memohon maaf kepada Corrie. Sebagai murid Kristus, Corrie mengampuni secara tulus. Ia memberi kesempatan agar penjaga itu hidup didamaikan dengan Allah dan mengecap damai sejahtera di dalam Kristus.

Jauh sebelum Corrie, penulis 2 Korintus sudah menuliskan bahwa mereka adalah utusan-utusan Kristus yang diberi kepercayaan untuk meneruskan berita pendamaian Allah (ay.19-20). Penulis 2 Korintus menyerukan agar para pembaca hidup didamaikan dengan Allah oleh iman di dalam Kristus. Setiap orang yang hidup di dalam Kristus adalah ciptaan baru (ay. 17).

Sebagai ciptaan baru, kita meneruskan berita pendamaian Allah dalam Kristus, di tengah kehidupan sehari-hari melalui perkataan dan perbuatan, yang penuh cinta kasih dan damai sejahtera. “Kami ini adalah utusan-utusan Kristus” itulah identitas kita. Jadi, sudahkah kita pada hari ini meneruskan berita pendamaian Allah dalam Kristus kepada orang di sekitar kita?

DOA:

Ya Allah, aku rindu meneruskan berita pendamaian-Mu dalam Kristus. Kiranya perkataan dan perbuatanku memancarkan Injil-Mu. Amin.

Mzm. 119:49-56; Ul. 5:22-6:3; 2Kor. 5:17-21

Latest ARTICLE