26 July 2021 / Renungan Harian

RASA CUKUP


media

Filipi 4:10-20

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. (Flp. 4:19)

Di zaman sekarang ini, kita kerap mendengar ungkapan “jangan cepat merasa puas,” sebuah ungkapan yang tampaknya telah mendorong terjadinya perilaku serakah. Kita dapat melihat ada orang-orang yang menghabiskan hidupnya untuk mengejar dan memperoleh segala sesuatu sebanyak-banyaknya. Orang mulai kehilangan rasa cukup, akibat larut dalam ambisi ketidakpuasan.

Filipi 4:10-20 merupakan bagian akhir dari surat Paulus kepada jemaat di Filipi. Pada bagian ini, Paulus menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pemberian jemaat Filipi kepadanya. Penekanan utama di dalam perikop ini, bukanlah pada pemberian jemaat, melainkan pada rasa cukup yang dipaparkan oleh Paulus. Rasa cukup inilah yang mendorong Paulus untuk berterima kasih atas segala sesuatu yang telah ia terima. Rasa cukup yang dimaksudkan oleh Paulus, tidaklah didasarkan pada kelimpahan atau pun kekurangan, tetapi di dalam segala hal. Allahlah yang telah memberikan kekuatan bagi Paulus untuk menghadapi segala kondisi kehidupan, baik pada saat kelimpahan maupun pada saat kekurangan. Dengan kata lain, Paulus ingin menegaskan bahwa apa pun kondisi kita, selama kita masih memiliki Allah, itu sudah cukup.

Hidup akan menjadi lebih bahagia ketika kita berani mengatakan: “Sudah cukup.” Hidup juga akan lebih bermakna ketika kita mampu menghayati bahwa kita memiliki Allah. Itu sudah cukup, bahkan lebih dari cukup!

REFLEKSI:

Berkat yang berlimpah tidaklah bermakna bila kita kehilangan Allah Sang Sumber segala berkat.

Mzm. 111; Kej. 18:1-15; Flp. 4:10-20

Latest ARTICLE