21 August 2021 / Renungan Harian

TAK PERNAH JAUH


media

Mzm. 34:16-23

TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati .... (Mzm. 34:19)

“Patah hatiku jadinya. Merana berputus asa.” Demikian penggalan lirik lagu “Patah Hati” yang dinyanyikan oleh Rachmat Kartolo. Lagu 1980-an yang terkenal ini bicara tentang kepahitan yang dialami oleh seorang yang ditinggalkan kekasihnya.

Tidak ada orang yang mau mengalami patah hati atau sakit hati. Patah hati atau sakit hati terjadi karena relasi yang rusak, relasi tanpa cinta kasih. Pemazmur Daud merasakan kepahitan dan kesedihan selama relasinya dengan Raja Saul yang ia hormati dan kasihi berlangsung tidak baik. Daud dipandang sebagai musuh, bukan lagi sebagai rekan atau sahabat. Daud merasakan hanya TUHAN yang tetap mengasihinya dan melindunginya. Itulah sebabnya ia berkata, “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya” (ay. 19). Relasi TUHAN dengan orang-orang benar itu tak pernah jauh. TUHAN tidak pernah membuat orang yang dikasihi-Nya patah hati.

Jika kita merasa patah hati atau sakit hati, merana dan sedih karena mengalami relasi yang rusak dengan kekasih, rekan kerja, atau sahabat, ingatlah bahwa ada TUHAN yang hidup, yang selalu berelasi penuh kasih sebagai sahabat baik bagi kita. TUHAN tak pernah jauh dari kita. Dia sungguh dekat. Ungkapkanlah segala rasa yang kita alami kepada-Nya: rasa kecewa, marah, pahit, atau sakit hati. Mintalah kekuatan dan penghiburan kepada Roh-Nya yang Kudus.

DOA:

Ya Allah yang baik, aku bersyukur karena Engkau adalah Allah yang terus mau menjadi sahabat dekatku. Amin.

Mzm. 34:16-23; Yos. 22:21-34; Luk. 11:5-13

Latest ARTICLE