11 April 2021 / Renungan Harian

TANDA PAKU


media

Yohanes 20:19-31

“Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” (Yoh. 20:27)

Ragu. Tak percaya. Butuh bukti dari Tuhan. Pernahkah Anda mengalami pemikiran seperti itu? Itu adalah iman yang seperti Tomas, dan sering kali menjadi iman kebanyakan orang. Kita membutuhkan bukti agar dapat benar-benar percaya. Meskipun adalah ideal bahwa kita percaya kepada Tuhan 100% tanpa melihat, namun kenyataannya tak mudah, bukan?

Orang yang dapat percaya kepada Tuhan tanpa melihat adalah orang yang berbahagia. Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya” (ay. 29). Siapa murid Yesus yang tak melihat kebangkitan Yesus, namun percaya? Tak seorang murid pun. Ayat 20 menceritakan bahwa kepada semua murid yang berkumpul di ruang tertutup itu, Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya. Setelah itu, baru para murid bersukacita. Kepada Tomas yang meminta bukti, Tuhan memberikan bukti itu secara langsung. Setelah bukti diberikan, maka Tomas pun menjadi percaya.

Memiliki iman seperti Tomas, bukanlah hal yang aneh. Kebanyakan kita demikian. Butuh bukti. Tuhan pun murah hati dan bersedia memberikan kita bukti kehadiran dan kuasa-Nya. Yang menjadi aneh adalah ketika Tuhan telah memberikan bukti, bahkan banyak bukti, namun kita tetap tak mau percaya. Bukalah mata iman kita lebar-lebar agar dapat melihat bukti kuasa Tuhan.

DOA:

Tuhan, terima kasih karena Engkau bersedia memberikan kami bukti-bukti kehadiran dan kuasa-Mu, di saat kami membutuhkannya. Amin.

Kis. 4:32-35; Mzm. 133; 1Yoh.1:1-2:2; Yoh. 20:19-31

Latest ARTICLE