28 December 2018 / Renungan Harian

Air Mata


media

Air Mata

Wahyu 21:1-7

“Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Why. 21:4)

Di tahun yang lama ini, kita mungkin menghadapi duka. Kehilangan orang yang kita sayangi, mengalami sakit yang berat, berpisah dengan keluarga yang pindah rumah, penghasilan yang sedikit, pelayanan yang berat adalah sebagian di antaranya. Jika mungkin, hidup ini tanpa air mata! Tapi, tak mungkin, bukan? Karena hidup ini memang selalu penuh dengan suka dan duka.

Air mata akan terhapus di kehidupan yang akan datang. Itulah berita Wahyu. Kitab ini penuh dengan simbol dan pemaknaan. Di akhir kitabnya, Yohanes menuliskan sebuah gambaran langit dan bumi yang baru di mana dukacita tak ada lagi. Itulah hidup yang disempurnakan oleh Tuhan. Tuhan akan menjadikan segalanya baru. Demikianlah pengharapan iman kita.

Saat itu mungkin belum tiba. Kita masih merasakan duka, kesedihan, kekecewaan pada masa kini. Walau demikian, iman pengharapan kita di dalam Tuhan, memberikan kita kekuatan untuk maju. Tuhan akan memulihkan segala hal yang ada dalam hidup kita, bahkan memulihkan dunia ini. Dalam pengharapan itu, kita dimampukan untuk kembali menutup tahun yang lama ini dan memasuki tahun yang baru. Tahun yang baru mungkin masih akan penuh dengan duka, tetapi kekuatan kita nyata. Air mata terhapus, karena kita tabah dan kuat. Kita percaya, bahwa Tuhan mengimbangi suka dengan duka. Sampai saatnya tiba, ketika semua air mata kita akan dihapus sempurna oleh Tuhan. Nantikan Tuhan senantiasa dalam hidup kita.


 

DOA:

Tuhan, kuatkan kami dalam menghadapi setiap duka yang ada. Amin.

Mzm. 148; Yes. 54:1-13; Why. 21:1-7

Latest ARTICLE