24 April 2019 / Renungan Harian

BELUM TENTU PERCAYA


media

BELUM TENTU PERCAYA
Lukas 24:1-12

Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. (Luk. 24:11)

Ada sebuah tulisan yang berjudul, ”Dekat salib tapi jauh dari Kristus.” Tulisan tersebut menjelaskan hal penting yang patut direnungkan. Ada orang Kristen yang hidupnya dekat dengan salib sebagai simbol kekristenan, tetapi jauh dari Kristus yang adalah Tuhan yang hidup.

Kita menemukan kecenderungan yang sama terjadi dalam kehidupan para murid Tuhan. Ketika Maria dari Magdala, Maria Yohana, Maria ibu Yakobus dan perempuan-perempuan yang bersama mereka menceritakan kebangkitan Yesus kepada para murid yang lain, mereka menganggap cerita tersebut sebagai omong kosong (ay. 11). Mereka tidak percaya kepada para perempuan yang bersaksi. Agak sulit memahami, mengapa para murid tidak percaya terhadap kesaksian yang mereka dengar. Bukankah selama ini mereka hidup dekat dengan Yesus, mendengar perkataan Yesus bahwa diri-Nya akan bangkit pada hari yang ketiga? Mereka inilah yang disebut sebagai dekat salib, tetapi jauh dari Kristus. Iman mereka dibatasi salib atau kematian, sehingga tidak sanggup meyakini kebangkitan Tuhan.

Kita adalah para pengikut Kristus. Ada yang mengikut Kristus sejak kecil, ada yang baru percaya kepada-Nya ketika remaja, ada yang baru percaya beberapa tahun. Tidak penting berapa lama kita sudah percaya kepada Kristus, yang penting adalah apakah kita hidup dekat dengan-Nya, sehingga percaya kepada-Nya yang selalu menyertai kita?

DOA:

Ya Tuhan, mampukan kami hidup dekat dengan-Mu, Tuhan kami yang bangkit. Amin.

Mzm. 118:1-2, 14-24; 2Sam. 6:1-15; Luk. 24:1-12

Latest ARTICLE