HATIMU KUNCI KEHIDUPAN
Matius 6:19-24
“Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” (Mat. 6:21)
Hidup ini seperti naik perahu di tengah lautan. Kita perlu air laut untuk membawa perahu kehidupan kita, tetapi jangan pernah memasukkan air laut itu ke dalam perahu kita, karena kita akan tenggelam. Demikian juga harta di dunia ini. Kita perlu harta, tetapi jangan sampai harta membutakan hati kita.
Kunci kehidupan terletak pada hati kita. Hati kita selalu tertuju pada harta (ay. 21). Karena itu Yesus mengajar kita agar mengumpulkan harta di surga, bukan di bumi, supaya hati kita juga tertuju kepada surga. Hati yang tertuju kepada Allah itu akan memberi arah dan tujuan bagi seluruh perjalanan kehidupan kita. Yesus mengatakan jika mata kita baik, maka teranglah kehidupan kita. Tetapi kalau mata kita jahat, maka gelaplah seluruh kehidupan ini (ay. 23). Jika mata yang seharusnya terang menjadi gelap, maka kegelapan itu sangatlah gelap. Hati kita seperti mata yang menerangi kehidupan ini. Kalau hati yang seharusnya terang dibutakan oleh mamon maka kegelapan di dunia ini tidak pernah mampu kita atasi. Henri Nouwen berkata, “Kegelapan yang paling gelap ada di dalam hati kita. Ketika kita tidak menyadari kegelapan itu, maka kita tidak pernah merindukan Kristus, Sang Terang.”
Jagalah hatimu karena dari sanalah terpancar kehidupan. Segala kejahatan datangnya dari keinginan hati kita pada hal-hal di dunia ini. Dengan situasi dunia yang penuh godaan, setiap saat hati kita mesti diterangi oleh Kristus, Sang Terang.
DOA:
Tuhan Yesus jagalah hatiku, supaya hatiku tetap terang dalam menjalani kehidupan ini. Amin.
Mzm. 33:12-22; Kej. 11:27-32; Mat. 6:19-24