01 January 2017 / Renungan Harian

Melangkah Bukan Dengan Ketakutan


media

Melangkah Bukan Dengan Ketakutan

Matius 2:13-23

Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah... (Mat.2:16)

"Takut" adalah kata yang paling banyak ditakuti orang. Takut lapar, takut sakit, takut mati, takut ditolak, takut bangkrut, takut miskin, takut tidak bahagia, dan seribu takut lainnya. Rasa takut yang tak terkendali membuat orang abai terhadap pertimbangan logika. Alih-alih menggali potensi diri untuk memperbaiki keadaan, penakut lebih suka menghancurkan apa yang dianggapnya sebagai ancaman.

Herodes adalah contoh orang yang dikuasai oleh ketakutan. Di permukaan, tampaknya ia seorang yang gagah dan berani. Dengan kekuasaan yang dimilikinya, ia dapat membunuh siapapun. Sejarah mencatat bahwa ia telah membunuh begitu banyak orang, termasuk ibunya, istrinya, anak sulungnya, dan dua anak laki-lakinya yang lain.

Herodes bukanlah pemberani. Ia adalah raja yang berjiwa rapuh dan selalu gelisah akan kekuasaannya. Ia membunuh siapa pun yang dianggap mengusik kekuasaannya. Maka, tidaklah mengherankan, ketika ia mendengar berita dari orang Majus tentang lahirnya seorang Raja Yahudi, ia merasa terancam. Ia harus segera menyingkirkan sang calon raja ini dengan membunuh semua anak laki-laki yang diperkirakan sebaya dengan-Nya.

Hari ini adalah hari pertama kita melangkah di tahun yang baru. Apakah kita melangkah dengan ketakutan ataukah kita dapat mengendalikannya karena yakin bahwa Sang Mesias lahir di hati kita?

 


Refleksi:

Dengan mengendalikan ketakutan, kita dapat melihat hal indah di balik ancaman.

 

Yes.63:7-9; Mzm.148; Ibr.2:10-18; Mat.2:13-23

Latest ARTICLE