(Yes.48:12)
">
Yesaya 48:12-21
"Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil!" (Yes.48:12)
Pepatah lama mengatakan, "Tuhan menciptakan kita dengan dua telinga dan satu mulut." Artinya, lebih banyaklah mendengar daripada berbicara! Pepatah itu menyiratkan bahwa manusia sering mengalami kesulitan untuk mendengar. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ada beberapa arti kata "mendengar", antara lain: dapat menangkap suara atau bunyi, tidak tuli, mendapat kabar, menurut, mendengarkan, mengindahkan. Arti terakhir tampaknya lebih mendekati makna kata syema (mendengar) dalam bahasa Ibrani. Jika kita mendengar perintah Tuhan, maka artinya kita akan menaati atau melaksanakannya dengan tepat. Jika tidak, berarti kita tidak mendengar.
Dalam bacaan Alkitab hari ini, terdapat tiga kata "mendengar" (ay.12,14,16). Pertama, Israel diminta untuk mengakui bahwa Tuhan telah memanggil mereka. Dia menyatakan diri sebagai Allah Pencipta segala sesuatu yang ada. Kedua, Tuhan berkuasa atas segala bangsa. Mereka dapat menjadi alat di tangan-Nya untuk mengajar umat Israel. Yang terakhir, Tuhan adalah Allah Israel yang akan membebaskan mereka dari penindasan. Israel diingatkan akan kesalahan mereka yang tidak mau mendengar Tuhan. Itu sebabnya damai sejahtera diambil dari mereka dan Allah membiarkan mereka hidup dalam pembuangan.
Jadi, jika kita mau hidup dengan damai sejahtera, dengarkanlah Dia!
Refleksi:
Kunci damai sejahtera tiada lain adalah mendengarkan suara Tuhan.
Mzm.40:7-18; Yes.48:12-21; Mat.9:14-17