Mazmur 40:2-12
Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku...Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung. (Mzm.40:6)
Kita percaya bahwa Tuhan menjawab keluhan orang benar.
Kita percaya bahwa Tuhan peduli.
Masalahnya, bagaimana kita dapat bertahan sementara hidup penuh beban berat?
Daud pernah mengalami masa-masa sulit. Tentu ia sangat menanti-nantikan pertolongan Tuhan. Dalam masa penantian itu, pastilah Daud tidak berdiam diri. Ia merenung kembali masa-masa yang telah dilaluinya sehingga ia mengambil kesimpulan : "Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung" (Mzm.40:6).
"Hitunglah berkatmu!" seru Johnson Oatman Jr. Johnson sendiri banyak mengalami kegagalan dan kekecewaan, tetapi ia tidak putus asa karena ia mampu melihat kehidupannya dalam terang berkat Tuhan. Syair pujian Johnson Oatman Jr. telah banyak menyadarkan orang bahwa sekalipun dalam penderitaan, berkat Tuhan tetap tidak terhitung jumlahnya. Kini kita pun dapat menyanyikan kidung itu. Di Kidung Jemaat 439 syair itu diterjemahkan dengan judul "Bila Topan Kras Melanda Hidupmu". Cobalah kita menyanyikannya dengan penuh penghayatan. Seberapapun penderitaan yang sedang mendera, pastikan untuk tetap menghitung kembali berkat yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Dengan kesadaran itu, kita akan dikuatkan untuk melangkah ke depan.
Refleksi:
Bila topan keras melanda hidupmu, bila putus asa dan letih lesu,
hitunglah berkat yang sudah Tuhan beri!
Mzm.40:2-12; Kej.27:30-38; Kis.1:1-5