(Luk.2:12)

">


25 December 2016 / Renungan Harian

Menjadi Tanda KehadiranNya


media

Menjadi Tanda KehadiranNya

Lukas 2:8-20

“Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." (Luk.2:12)

Bagaimana para gembala bisa yakin bahwa Bayi itu adalah Juruselamat? Jawabnya sederhana: palungan dan lampin menjadi tanda bagi Juruselamat yang baru lahir itu.

Tandanya bukan nama orang tua Sang Bayi. Nama Maria dan Yusuf termasuk pasaran di zamannya. Tentu, tidak mudah mencari siapa di antara banyak pemilik nama itu yang merupakan orang tua Sang Bayi. Apalagi, Maria dan Yusuf adalah orang asing di Betlehem. Tentu sulit mencari-Nya jika patokannya nama mereka.

Palungan dan lampin menjadi tanda kehadiran juruselamat! Itu jugalah panggilan kita. Menjadi “palungan” berarti bersedia berbagi makanan dengan orang lain. Menjadi “lampin” berarti bersedia memberi kehangatan bagi orang lain. Itu berarti berbagi kebutuhan fisik (makanan) dan rohani (kehangatan).

Menjadi palungan dan lampin berarti menjadi tanda kehadiran Yesus di dunia ini. Menjadi tanda kehadiran Yesus berarti melalui saya dan anda, orang melihat sosok Yesus. Menjadi tanda kehadiran Yesus berarti bersedia menjadi hamba-Nya. Menjadi hamba-Nya berarti bersedia melakukan apa yang dikehendaki Sang Tuan. Menjadi tanda kehadiran Yesus berarti bersikap seperti para gembala yang dengan sukacita pergi mencari Bayi itu, menghibur Maria dan Yusuf, dan menjadi pengabar Injil pertama. Menjadi tanda kehadiran Yesus berarti memberi diri bagi sesama!

 


Doa:

Tuhan, mampukan kami untuk menjadi tanda kehadiran-Mu! Amin.

 

Yes.62:6-12; Mzm.97; Tit.3:4-7; Luk.2:[1-7] 8-20

Latest ARTICLE