Menyuarakan Suara Kenabian
Yeremia 26:12-24
“Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara TUHAN, Allahmu, sehingga TUHAN menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu.” (Yer. 26:13)
Rosa Parks adalah perempuan Afro-Amerika aktivis hak asasi manusia yang disebut oleh Kongres Amerika Serikat sebagai “Ibu pergerakan Hak Asasi Manusia Modern”. Parks menjadi terkenal karena peristiwa yang terjadi pada 1 Desember 1955. Parks menolak mematuhi perintah sopir bus James Blake untuk memberikan kursinya, agar bus itu hanya diisi oleh penumpang kulit putih. Ketidakpatuhan Parks memulai boikot terhadap Bus Montgomery, dan merupakan salah satu aksi terbesar melawan pembedaan ras di Amerika.
Israel telah dipilih Tuhan untuk menjadi umat-Nya dan ditunjukkan berbagai peristiwa ajaib. Namun itu tidak otomatis membuat Israel setia kepada Tuhan. Hal itu terjadi juga pada zaman raja Yoyakim, sehingga Yeremia diutus oleh Tuhan untuk memperingatkan Israel. Peringatan keras yang disampaikan Yeremia menimbulkan kemarahan raja dan pendukungnya, sehingga mereka menangkap dan berniat membunuh Yeremia. Namun, Tuhan melindungi dan menyelamatkan Yeremia dari tindakan kekerasan terhadapnya.
Ada ungkapan, “Dunia saat ini semakin jahat.” Kejahatan dunia bahkan sudah merembet ke rumah-rumah ibadah dan para pemeluk agama. Apa yang harus dilakukan? Setiap orang percaya dipangggil dan diutus untuk melakukan firman Tuhan, sekaligus menyuarakan suara kenabian bagi orang-orang di sekitarnya, seperti yang dilakukan Parks. Orang harus selalu diingatkan sekalipun peringatan itu mengandung risiko.
DOA:
Tuhan, berikanlah kepada kami keberanian untuk menyuarakan suara kebenaran sekaligus diubah oleh kebenaran. Amin.
Mzm. 126; Yer. 26:12-24; Ibr. 7:11-22