">


01 January 2020 / Renungan Harian

PEKERJAAN ALLAH, BUKAN KITA


media

Pengkotbah 3:1-13

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. (Pkh. 3:11)

 

“Apa resolusimu untuk tahun yang baru ini?” Demikian pertanyaan yang kerap muncul ketika kita merayakan tahun baru. Akan tetapi, sungguhkah semua rencana kita itu dapat kita selesaikan hanya dengan kemampuan kita? Apa saja yang masih diperlukan? Pengkhotbah berkata, “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.” Ini adalah ayat yang sangat populer dan juga banyak dihafal oleh kita. Hanya saja, kalimat lanjutan dari ayat itu kurang mendapat perhatian.

Pengkotbah berkata pula, “Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.” Kalimat ini hendak menegaskan bahwa apa yang terjadi dalam hidup kita sebenarnya adalah karya Allah yang begitu besar. Peran kita malah tidak banyak, sebab Allah sudah mengerjakan lebih dahulu dan lebih banyak dari kita, bahkan sampai pekerjaan kita selesai. Segala hal yang terjadi dalam hidup kita: senang, sedih, sukses, jatuh, lahir, meninggal, dan lain sebagainya, di dalamnya Allah turut bekerja.

Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa segala pencapaian, keberhasilan, juga kegagalan yang kita alami, semuanya berada di dalam kawasan kuasa Allah. Karena itu, jangan lupa diri ketika sukses, jangan pula berputus asa ketika mengalami kejatuhan; jangan takabur apa pun yang terjadi dalam hidup. Tuhan hadir dan senantiasa bekerja dalam hidup kita. Juga di tahun yang baru ini, kita meyakini bahwa Allah sendiri akan memimpin kita mengawali setiap pekerjaan kita dan akan menyelesaikan segala pekerjaan itu bersama Dia.

REFLEKSI: Tahun-tahun boleh berganti, tetapi keyakinan kita tetap teguh yaitu bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita bekerja sendirian.

Pkh. 3:1-13; Mzm. 8; Why. 21:1-6a; Mat. 25:31-4

Latest ARTICLE