">


06 January 2020 / Renungan Harian

PEMIMPIN YANG MEMBAWA SUKACITA DAN SYUKUR


media

Matius 2:1-12

Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka … Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. (Mat. 2:10-11)

 

Kado. Bisa jadi, kado merupakan hal pertama dan terutama yang kita bayangkan ketika mengingat Natal dan Tahun Baru. Selain kado, Natal dan Tahun Baru diingat dan dinantikan karena merupakan momen untuk berlibur dan jalan-jalan. Semuanya dilakukan dalam rangka memberi semangat baru dalam hidup.

Masih dalam semangat Epifani, kita membaca kisah orang-orang Majus mencari Sang Mesias yang baru lahir. Orang Majus yang dimaksud adalah ahli-ahli perbintangan dari Timur. Kelompok ini percaya bahwa munculnya bintang yang cemerlang menjadi tanda kelahiran seorang pemimpin besar. Firman Tuhan berkata, “Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.” Padahal, yang dilihat mereka barulah bintang, tetapi mereka sudah bersukacita. Inilah bukti bahwa Yesus sungguhlah pemimpin yang membawa sukacita. Dia baru saja lahir, tetapi kelahiran-Nya sudah membawa sukacita. Bukan itu saja, sesampainya di hadapan bayi Yesus, para Majus langsung memberikan persembahan kepada Yesus, yakni emas, kemenyan, dan mur. Sukacita yang dibawa Yesus bukanlah sukacita yang tanpa makna, tetapi sukacita yang membangkitkan rasa syukur, yang dinyatakan para Majus melalui pemberian persembahan.

Yesus datang dalam kesederhanaan. Akan tetapi, banyak orang menjadi sukacita. Demikianlah pemimpin sejati, keberadaannya membuat banyak orang bersukacita dan bersyukur.

REFLEKSI: Seorang pemimpin besar tidak perlu terlihat dari kemewahannya, melainkan dari bagaimana ia dapat membuat banyak orang bersukacita dan bersyukur. Itulah yang Yesus tunjukkan.

Yes. 60:1-6; Mzm. 72:1-7; Ef. 3:1-12; Mat. 2:1-12

Latest ARTICLE